Davallia sp.

Fatimatuz Zahro’

10620051

Kelompok 5

 

Davallia sp.

Davallia sp.

Klasifikasi :

Kingdom Plantae

Divisio Pterydophyta

Classis Filicinae

Ordo Davalliales

Familia Polypodiceae

Genus Davallia

Species Davallia sp.

 

Habitat

Davallia sp. ini ditemukan di taman wisata Cangar, Malang ynag diamati pada hari sabtu, tanggal 17 Maret 2012. Termasuk jenis paku yang umumnya menumpang pada tumbuhan lain. Meskipun demikian tidak berarti tumbuhnya hanya menumpang saja. Paku ini dapat pula tumbuh pada tanah-tanah cadas, karang atau batu-batu. Biasanya banyak dijumpai tumbuh pada batang jenis palem. Tumbuh bersama-sama dengan paku cecerenean, paku sarang burung atau jenis-jenis paku lainnya. Penyebaran meliputi Asia tropika, Polinesia dan Australia. Tumbuh pada dataran rendah terutama pada daerah-daerah disekitar pantai.

 

Habitus

      Herba. Davallia ini merupakan tanaman herba yang tumbuh di daerah pegunungan. Tumbuhnya merumpun tetapi ukurannya kecil.

 

Daun

Daun berbentuk segitiga 60 – 100 kali 40 – 70, seperti kulit, menyirip rangkap, tangkai 15 – 60 cm, anak daun bulat telur memanjang, beringgit, bergerigi dengan urat-urat yang bebas. Helaian daun berbentuk segitiga dan tepi yang bergerigi atau beringgit serta daun yang kaku. Daun-daun ini kaku dan kuat. Permukaan daunnya licin mengkilat, sehingga mudah sekali terlihat dengan jelas. Warna daun hijau sampai hijau tua. Bersisik rapat dengan sisik berwarna pirang.

 

Batang

Davallia sp mempunyai batang yang berbentuk rimpang. Tangkai atau batangnya berwarna coklat kehitaman taruntai halus dengan ukuran ± 0.2 cm dengan percabangan monopodial. Rimpangnya merayap dan memperlihatkan batang yang nyata. Spesiens ini merupakan epifit dan termasuk paku tanah yang isospor Rimpangnya kuat, berdaging kuat, berdaging dan agak menjalar. Bila tumbuhan ini masih muda, rimpang-rimpangnya ditutupi oleh sisik-sisik yang padat, warnanya coklat terang. Bila tumbuhan ini masi muda rimpangnya ditutupi sisik-sisik padat

 

Ental

Entalnya berjumbai, panjangnya sampai 1m. Bentuk ental tersebut segitiga, menyirip ganda tiga atau empat. Tangkainya bewarna coklat gelap, mengkilat. Indusia berbentuk hampir menyerupai corong. Panjang dan lebarnya ± 1 mm. Perbanyakan melalui rimpang. Secara seksual spora dapat digunakan untuk memperbanyak diri.

 

Spora

Davallia sp memiliki sorus yang  bulat atau memanjang, dimana sorus ini  terletak pada sisi bawah daun, atau disepanjang tepi daun,  dan terpisah-pisah. Indisium dari Davallia ini terdapat pada pangkal dan kanan kiri spesies ini. Dimana indusium  berlekatan pada permukaan daun  sehingga bentuknya kurang lebih seperti piala dan terbuka pada arah ketepi daun.

 

Perakaran

Davallia mempunyai akar berupa serabut yang ujungnya dilindungi oleh kaliptra.

 

Siklus Hidup

Tumbuhan paku terdiri dari dua generasi, yaitu generasi sporofit dan generasi gametofit. Generasi sporofit dan generasi gametofit ini tumbuh bergantian dalam siklus tumbuahan paku. Generasi sporofit adalah tumbuhan yang menghasilkan spora sedangkan generasi gametofit adalah tumbuhan yang menghasilkan sel gamet (sel kelamin). Pada tumbuhan paku, sporofit berukuran lebih besar dan generasi hidupnya lebih lama dibandingkan generasi gametofit. Oleh karena itu, generasi sporofit tumbuhan paku disebut generasi dominan. Generasi sporofit inilah yang umumnya kita lihat sebagai tumbuhan paku

 

Manfaat

Bentuknya cukup menarik sebagai tanaman hias, dengan akar yang bentuknya unik biasanya akar dsebagian akar dijuntaikan ke bawah. Dapat ditanam ditempat-tempat yang terlindung maupun tempat-tempat yang terbuka. Pernah dilaporkan bahwa paku tertutup mengandung asam hidrosianik.

Categories: Materi-MateriQ | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: